Wednesday, October 9, 2013

MAJAS SINEKDOKE

Majas sinekdoke terbagi 2 yaitu : 

PARS PRO TOTO : Pars pro toto adalah sebuah majas yang digunakan sebagian unsur/objek untuk menunjukkan keseluruhan objek.

CONTOH : “Hari ini saya belum melihat batang hidung Andi, entah kemana ia pergi. Padahal saya membutuhan bantuannya saat ini.” Kata “batang hidung” merupakan unsur “sebagian” yang mewakili keseluruhan tubuh Andi. 

“Sebagai seorang sales barang-barang elektronik, ia memilih penjualan dengan gaya pintu ke pintu. Sulit memang tapi katanya hasilnya lebih baik.” Kata “pintu” merupakan unsur sebagian yang mewakili keseluruhan rumah dari pembeli. 

TOTUM PRO PARTE : majas totum pro parte adalah sebuah majas yang digunakan untuk mengungkapan keseluruhan objek padahal yang dimaksud hanya sebagian.

CONTOH: “Indonesia berkompetisi melawan Thailand besok siang, jangan sampai terlewatkan.” Kata “Indonesia” juga “Thailand” menunjuk pada keseluruhan rakyat kedua Negara tersebut meski pada faktanya yang bermain tentu hanya beberapa atlet yang berasal dari Negara tersebut. Hal ini menujukkan pola keselurhan yang menyatakan sebagian. 

“Budi yang budiman itu memang idola pemuda”. Kata “pemuda” di sini menujuk semua orang yang berusia muda, meski pada faktanya si Budi ini hanya disukai beberapa pemuda saja. 

“Perempuan Korea memang cantik dan rupawan. Tak ada yang meragukan hal tersebut.” Kata “perempuan korea” menunjuk pada seluruh wanita di korea meski pada faktanya tidak semua wanita korea cantik dan rupawan tetapi kata “perempuan korea” ini menunjuk pada sebagian wanita di sana yang cantik.

0 comments:

Post a Comment